Panjang Umur Buat Apa ?

Setiap orang pasti menginginkan untuk bisa hidup lebih lama, lebih panjang karena mereka ingin menikmati kehidupan di dunia ini dengan segala perhiasan yang ada di dalamnya. Tapi sadarkah kita ? Bahwa hidup bukan hanya sekedar untuk bersenang-senang semata. Persoalan terbesarnya adalah sudahkah kita hidup dengan mengoptimalkan setiap detik usia atau menyia-nyiakannya?  dan pernahkah anda membayangkan bahwa kelak kehidupan yang kita jalani ini akan berakhir dengan kematian yang akan menjemput kita.

Pertanyaan ini penting diajukan mengingat  masih banyak orang yang terjebak dalam kemacetan berpikir tentang potensi usia yang dimilikinya. Banyak yang berpikir, ia baru akan berbuat baik, pergi ke masjid, mengaji dan ibadah lainnya nanti setelah usia lima puluhan, enam puluhan bahkan tujuh puluhan.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba di hari kiamat hingga ditanyakan kepadanya empat hal: Usianya untuk apa ia habiskan, masa mudanya bagaimana ia pergunakan, hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia keluarkan, serta ilmunya, apa yang ia telah perbuat dengannya.”

Setiap manusia akan ditanyakan tentang usia yang telah diberikan padanya. Ini menunjukkan betapa pentingnya kita memperhatikan kemana dan untuk apa waktu kita habiskan. Setiap waktu yang kita pergunakan harusnya menghasilkan manfaat baik bagi diri maupun orang lain. Jika tidak inilah yang akan menjadi sumber penyesalan, baik ketika kita sudah berada di ujung usia ataupun kelak ketika kita bertemu dengan alam akhirat.

Karena itu pula, Ibnu Mas’ud, seorang sahabat Nabi SAW berkata, ““Aku tidak pernah menyesali sesuatu. Penyesalanku hanyalah pada hari yang telah berlalu, di mana umurku berkurang dan amalku tidak kunjung bertambah”.

Usia adalah harta termahal yang dimiliki manusia. Hasan al-Basri, penyair Sufi mengatakan, “Wahai anak Adam, sesungguhnya kalian hanyalah sekumpulan dari hari-hari. Setiap kali hari berlalu, akan berlalu pula sebagian dari umurmu”.

Untuk itu sobat life optimizer  mari gunakan waktu seefisien dan seefektif mungkin, kerjakan hal-hal yang penting dan merupakan prioritas dalam kehidupan anda, abaikan dan tinggalkan pekerjaan yang sia-sia dan merugikan yang tidak menjadikan hidup anda lebih baik.

Dari Abdurrahman bin Abu Bakrah, dari bapaknya, bahwa seorang laki-laki berkata, “Wahai Rasûlullâh, siapakah manusia yang terbaik?” Beliau menjawab, “Orang yang panjang umurnya dan baik amalnya”. Dia bertanya lagi, “Lalu siapakah orang yang terburuk?” Beliau menjawab, “Orang yang berumur panjang dan buruk amalnya”. [HR. Ahmad; Tirmidzi; dan al-Hâkim).

 Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang panjang umurnya dan baik amalnya.

Baihaqi
Life Optimizer Trainer

SHARE JIKA ANDA MENDAPAT MANFAAT

Visit www.baihaqilifeoptimizer.com
Follow twitter @BaihaqiMdn

Trainer Spesialis Pengembangan Diri 0852 8811 9564

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer