Belajar Usaha Dari Muhammad Ali

Sepintas mungkin anda heran mengapa belajar usaha dari Muhammad Ali ? kenapa bukan belajar tinju ? hehe kebetulan namanya sama, Muhammad Ali yang akan kita bahas ini adalah seorang anak kecil kelas 5 SD yang bisa menjadi inspirasi dan penyemangat bagi anda yang masih ragu untuk memulai usaha.

Muhammad Ali adalah seorang penjual kerupuk jangek (kulit) yang saya jumpai sewaktu sedang memesan makanan disebuah warung pangsit di daerah Kota Medan, ia menawarkan kerupuknya sewaktu saya sedang menunggu pesanan pangsit yang sedang disiapkan pelayan.

Seperti biasa simpati saya langsung muncul setiap melihat anak-anak usia belia yang sudah terpaksa bergelut dengan dunia usaha karena keterbatasan ekonomi orang tuanya. Dan pengakuan Ali cukup membuat saya malu karena ternyata ia telah berjualan kerupuk sejak kelas 2 SD.

Setiap pagi ia meminjam uang kepada ibunya untuk keperluan jajan dan biaya transport untuk berjualan lebih kurang sebesar Rp 5.000,-. Ia bersekolah dari pagi sampai siang dan selesai pulang sekolah dilanjutkannya dengan berjualan sampai sore hari, ia mendapat kepercayaan untuk menjual kerupuk dari pengusaha yang menitipkan produknya kepada Ali. Seperti itulah jadwal harian yang harus dilaluinya. Praktis kesempatan untuk bermain sebagaimana anak-anak seusianya tidak dapat dinikmatinya.

Dan tahukah sahabat apa yang membuat saya merasa malu ? ternyata usaha yang dilakukan Ali sangat membantu ekonomi keluarganya. Jualannya dari siang sampai sore rata-rata setiap hari bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 50.000,-. Sungguh jumlah penghasilan yang cukup lumayan bagi anak seusianya.  Uang inilah yang digunakan untuk membiayai keluarganya sehari-hari.

Dan yang membuat saya semakin terkesan adalah, Ali selalu menjaga waktu shalatnya, setiap masuk waktu shalat ia langsung bergegas ke masjid terdekat untuk menunaikan kewajiban shalatnya. Ia tidak menjadi lalai karena kesibukannya berjualan atau karena telah lelah berjalan sepanjang hari.

Banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Ternyata memulai usaha itu tidak butuh modal yang besar, tetapi hanya butuh kemauan dan kesabaran serta tidak malu atau gengsi untuk menjalaninya. Dan Ali sudah membuktikan kepada kita bahwa ia tidak malu untuk menjalaninya. Justru yang malu harusnya adalah orang-orang yang sampai tamat kuliah pun masih dibiayai dan menjadi beban bagi kedua orang tuanya.

Sahabat life optimizer tirulah semangat Ali dalam menjalani kehidupannya, ia tidak mengeluh dan menjadi cengeng dengan keadaannya. Ia begitu tangguh dan tidak melupakan Allah SWT yang sedang mengujinya dengan kehidupan yang cukup keras.

Keadaan kita mungkin tidak sesulit Ali, tetapi semangat kita untuk memulai usaha terkadang sudah hilang sebelum dijalani oleh rasa malas dan takut untuk bekerja keras, karena terlanjur sudah begitu nyaman dengan keadaan yang ada. Padahal kondisi nyaman inilah yang menjadi jebakan bagi kehidupan anda. Hidup anda tidak akan pernah mengalami kemajuan jika anda tidak berani mencoba tantangan yang baru yang dapat mengeluarkan kemampuan anda yang selama ini tersimpan.

Jangan sampai kita kalah dengan anak kecil seperti Muhammad Ali yang telah mampu memberi manfaat bagi keluarganya walaupun dalam usia yang masih cukup belia. Anda bisa melakukan hal yang sama jika mau mencoba, maka pilihlah satu usaha yang anda yakin untuk menjalaninya. Dan bersiaplah untuk bekerja keras dan konsisten dalam menjalaninya.

Baihaqi

Life Optimizer Trainer

SHARE JIKA ANDA MENDAPAT MANFAAT

Visit www.baihaqilifeoptimizer.com
Follow twitter @BaihaqiMdn

Trainer Spesialis Pengembangan Diri 0852 8811 9564

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer